Sengit, Mike Johnson Terpilih Kembali Jadi Ketua DPR AS
Pemungutan suara yang ketat ini menunjukkan ketatnya pengambilan keputusan di DPR AS, tidak hanya saat ini, namun di waktu mendatang. Ini karena Partai Republik hanya unggul tipis dalam jumlah kursi di DPR atas Demokrat, yakni 219 berbanding 215.
Dengan hanya 219 kursi di DPR, Partai Republik akan membutuhkan hampir setiap suara yang mereka miliki untuk mencapai mayoritas dalam pemungutan suara sesuai garis partai.
Kondisi ini mungkin akan dimanfaatkan para anggota Republik sayap kanan untuk menggunakan pengaruh mereka atas persetujuan undang-undang (UU).
Pemungutan suara pada Jumat kemarin sekaligus sebagai ujian bagi Donald Trump mengenai seberapa besar pengaruhnya di dalam partai. Sebelum peungutan suara Trump meminta anggota DPR Republik memberikan suara mereka untuk Johnson.
Beberapa anggota Partai Republik sebelum sidang berjanji akan menolak Johnson, terkait upayanya memimpin bipartisan untuk meloloskan rancangan anggaran sementara pada Desember lalu. Langkah itu diambil Johnson guna menghindari shut down pemerintahan Joe Biden.