Selat Hormuz Tegang Lagi! AS Cabut Izin Ekspor Minyak Iran
Komando Pusat AS (Centcom) menyatakan operasi militer itu bertujuan memberikan kerugian besar kepada Iran.
"Agresi yang ditunjukkan Iran tidak beralasan, berbahaya, dan merupakan pelanggaran nyata terhadap gencatan senjata," demikian pernyataan Centcom.
Media Iran melaporkan ledakan terdengar di Kota Sirik di Pulau Qeshm dan Bandar Abbas. Serangan disebut menghantam dermaga komersial di Sirik serta dermaga perikanan di Sirik dan Bandar Abbas.
Seorang pejabat AS yang dikutip Reuters mengatakan sasaran serangan meliputi sistem pertahanan udara Iran, sistem pengawasan pantai, gudang rudal permukaan ke udara, rudal jelajah antikapal, hingga lokasi peluncuran drone.
Rangkaian ketegangan pasca-penandatanganan MoU Islamabad memang berpusat pada Selat Hormuz. Iran menyerang kapal-kapal yang melintas di jalur pelayaran vital bagi distribusi energi dunia tersebut dengan alasan kapal-kapal itu tidak mengantongi izin dari Teheran atau melintasi rute yang tidak semestinya.
Editor: Anton Suhartono