Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Salut! Cacat Tak Punya Kaki, Pria Ini Taklukkan Puncak Gunung Everest
Advertisement . Scroll to see content

Sekjen NATO Sebut Sebelum Serang Taiwan, China Kongkalingkong dengan Rusia

Jumat, 11 Juli 2025 - 06:29:00 WIB
Sekjen NATO Sebut Sebelum Serang Taiwan, China Kongkalingkong dengan Rusia
Mark Rutte mengungkapkan kekhawatiran serius terkait kolaborasi strategis antara China dan Rusia yang berpotensi mengancam stabilitas global (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

“Ini bukan untuk parade di Beijing. Ini untuk digunakan,” ujarnya.

NATO juga menyoroti meningkatnya risiko invasi China terhadap Taiwan. Berdasarkan informasi dari berbagai diskusi internal dan sumber intelijen, kemungkinan tersebut kini lebih tinggi daripada sebelumnya.

“Asumsi kami, berdasarkan banyak diskusi dan sumber kami, risikonya semakin meningkat,” ujar Rutte.

Aliansi Musuh: China, Rusia, Korut, dan Iran

Tak hanya China dan Rusia, Rutte mengungkapkan kekhawatiran terhadap keterlibatan negara-negara seperti Korea Utara dan Iran dalam memperkuat posisi Rusia di medan perang Ukraina.

Korea Utara disebut telah mengirim senjata, amunisi, bahkan personel militer ke Rusia. Sementara Iran dilaporkan telah memberikan teknologi drone tempur kepada militer Moskow, memperkuat kolaborasi antara kekuatan-kekuatan yang selama ini menentang dominasi Barat.

“Ancaman keamanan dari Indo-Pasifik terhadap NATO meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir,” kata Rutte.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut