“Meskipun kami mendukung hak semua karyawan untuk melaksanakan kebebasan berbicara secara damai dan sesuai hukum, setiap karyawan yang menunjukkan perilaku berbahaya yang membahayakan kesehatan dan keselamatan orang lain tidak akan lagi memiliki kesempatan kerja di Navistar,” ungkap perusahaan itu dalam sebuah pernyataan, tanpa menyebut nama pria itu.
Kongres AS Sahkan Kemenangan Biden setelah Sempat Diganggu Pendukung Trump
Sementara itu, Libby Andrews, seorang agen real estat dari Chicago, juga dipecat oleh perusahaannya yakni @properties. Namun, perempuan itu menegaskan, dia tidak melakukan kesalahan apa pun dan belum sempat memasuki Gedung DPR AS selama aksi unjuk rasa.
“Saya seorang perempuan berusia 56 tahun, dan (bertubuh) mungil. Saya ke sana (DPR AS) bukan untuk menimbulkan masalah. Saya ada di sana untuk mendukung presiden saya,” kata Andrews dalam sebuah wawancara, dikutip Reuters, Jumat (8/1/2021).
Mendagri Inggris Tuding Trump Dalang Kekacauan di Gedung DPR AS
Andrews mengatakan, pada saat berunjuk rasa kemarin, dia memang menaiki tangga Capitol. Namun tak ada aparat keamanan yang mencegahnya ketika itu. Dia juga sempat menunggah foto selfie dari tempat kejadian di Instagram, serta menyanyikan lagu kebangsaan Amerika.
Rick Saccone, seorang asisten profesor di Saint Vincent College di Latrobe, Pennsylvania, mengundurkan diri setelah perguruan tinggi tempatnya bekerja meninjau video yang dia unggah di Facebook dari tempat kejadian.
Pendukung Trump Serbu Gedung DPR AS dan Rusak Fasilitas, Biden: Ini Pemberontakan!
“Sebagai hasil dari penyelidikan itu, Dr Saccone telah mengajukan pengunduran diri dan kami telah menerima surat pengunduran dirinya, berlaku segera,” kata pihak kampus dalam sebuah pernyataan.
Saccone yang dihubungi melalui telepon, juga mengonfirmasi pengunduran dirinya. Dia mengaku tidak melihat adanya aksi kekerasan dari pendemo dan juga tidak pernah melewati ambang masuk Gedung DPR AS, kemarin. Saccone mengatakan, dia telah menghapus video itu dari akun Facebook miliknya.
Editor: Ahmad Islamy Jamil