Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pembunuh 51 Jemaah Salat Jumat di Selandia Baru Ajukan Banding, Bawa-Bawa Trump
Advertisement . Scroll to see content

Sejarah Suku Maori Selandia Baru dan Awal Mula Konflik dengan Pendatang Eropa

Kamis, 21 November 2024 - 18:36:00 WIB
Sejarah Suku Maori Selandia Baru dan Awal Mula Konflik dengan Pendatang Eropa
Sejarah Suku Maori di Selandia Baru berawal dari kedatangan ke pulau di Pasifik itu pada 1300-an (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

Beberapa Suku Maori awal juga pindah ke Kepulauan Chatham, di mana keturunan mereka menjadi kelompok etnis Polinesia asli Selandia Baru lainnya, Moriori.

Dalam bahasa Maori, kata maori berarti normal, alami, atau biasa. Dalam legenda dan tradisi lisan, kata tersebut membedakan manusia biasa (tangata maori) dari dewa dan roh (wairua).

Dikutip dari Britannica, setelah Inggris mengambil alih kendali Selandia Baru pada 1840, orang-orang Eropa mulai berdatangan, membangun permukiman, bahkan pemerintahan Eropa. Kondisi itu membuat Suku Maori khawatir, terutama di Pulau Utara. Sebagai bentuk protes atas meledaknya pendatang Eropa, pada 1845 beberapa kepala Suku Maori menghancurkan Bay of Islands dan wilayah lain di ujung Pulau Utara. Peristiwa itu disebut sebagai Perang Maori I.

Suku tersebut ditumpas pada 1847 oleh pasukan kolonial di bawah Gubernur Sir George Grey. Kemenangan itu menghasilkan perjanjian damai yang berlangsung dari tahun 1847 hingga 1860.

Saat itu muncul apa yang disebut dengan Gerakan Raja sebagai respons atas meningkatnya ancaman terhadap tanah Maori. Pada 1857, beberapa suku di wilayah Waikato, Pulau Utara, memilih Te Wherowhero sebagai raja. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut