Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran
Advertisement . Scroll to see content

Sejarah Jalur Gaza, Titik Panas Konflik Israel-Palestina

Senin, 20 November 2023 - 12:34:00 WIB
Sejarah Jalur Gaza, Titik Panas Konflik Israel-Palestina
Jalur Gaza luluh lantak setelah dibombardir Israel tanpa henti sejak 7 Oktober lalu. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Sejarah jalur Gaza penting untuk diketahui. Konflik yang terjadi di wilayah kantong Palestina itu mengundang perhatian banyak pemimpin dunia.

Jalur Gaza merupakan wilayah sepanjang 40 km dengan lebar 7 km yang dibatasi oleh sisi barat Laut Mediterania, sisi utara dan timur Israel, dan sisi selatan Mesir. Bagian barat Gaza diduduki Israel, tapi bagian lainnya juga dimiliki oleh Palestina. Perbatasan antara Israel dan Palestina di jalur Gaza ini hanya dibatasi oleh tembok dan pagar yang dibangun Israel.

Wilayah Gaza yang sebagiannya dimiliki dua negara berbeda ini memicu peperangan hebat yang merugikan satu sama lain. Kabarnya, konflik belasan tahun lalu ini masih sering diperdebatkan sampai sekarang. Bagaimana akar permasalahannya?

Sejarah Jalur Gaza

Perang Dunia I, setelah Kesultanan Ottoman berakhir, wilayah Gaza menjadi bagian dari mandat PBB untuk Palestina di bawah parlemen Inggris. Sebelum mandatnya berakhir, Majelis Umum PBB pada November 1947 menerima rancangan pembagian wilayah Gaza antara Palestina, Arab, dan Yahudi (Israel) dan setahun berikutnya setelah mandat itu usai, perang Arab dan Israel pertama kali dimulai. Pasukan Mesir menjarah kota Gaza yang dijadikan markas pasukan ekspedisi Mesir di Palestina. 

Perang itu mengakibatkan kedudukan Arab berkurang sebanyak 30 mil yang kemudian wilayah tersebut dikenal sebagai jalur Gaza. Perbatasannya ditentukan dalam agenda gencatan senjata antara Mesir dan Israel 1949 dan menyatakan jalur Gaza yang berada di bawah kekuasaan militer Mesir dari 1949 sampai 1967.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut