Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Diam-Diam Pemerintahan Trump Kontak Oposisi Israel, Ingin Singkirkan Netanyahu?
Advertisement . Scroll to see content

Sadis! Gempur Gaza Lagi, Pasukan Israel Bom Rumah Dihuni 40 Orang Sekeluarga

Rabu, 29 Oktober 2025 - 13:50:00 WIB
Sadis! Gempur Gaza Lagi, Pasukan Israel Bom Rumah Dihuni 40 Orang Sekeluarga
Serangan besar-besaran Israel menghantam Gaza pada Selasa hingga Rabu pagi, menewaskan puluhan warga sipil (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

63 Warga Gaza Tewas dalam Semalam

Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan sedikitnya 63 orang tewas dalam serangan Israel selama semalam, termasuk 24 anak-anak. Serangan tersebut merupakan salah satu yang paling mematikan sejak diberlakukannya gencatan senjata di Sharm El Sheikh, Mesir, pada awal Oktober lalu.

Selain serangan terhadap rumah keluarga besar di Gaza City, jet tempur Israel juga menghantam beberapa lokasi lain:

  • Tenda pengungsi di Al Mawasi, menewaskan 3 orang.
  • Rumah di lingkungan Tal Al Hawa, menewaskan seorang ibu dan anak perempuannya.
  • Kamp pengungsi Bureij di Gaza Tengah, 5 orang tewas.
  • Sekolah tempat pengungsian di Beit Lahiya, 3 orang tewas.
  • Tenda pengungsi di Deir El Balah, 5 orang tewas.

Total, puluhan rumah dan fasilitas sipil hancur akibat pengeboman bertubi-tubi sejak Selasa malam hingga Rabu pagi.

Israel Klaim Hamas Langgar Gencatan Senjata

Militer Israel berdalih bahwa serangan ini merupakan respons atas dugaan pelanggaran gencatan senjata oleh Hamas di wilayah Rafah. Namun, hingga kini belum ada bukti yang menunjukkan adanya serangan dari pihak Hamas.

Juru bicara militer Israel mengatakan, operasi tersebut menargetkan “pusat-pusat militer Hamas” di berbagai wilayah Gaza. Namun, laporan di lapangan menunjukkan sebagian besar korban adalah warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut