Horor, 27 Napi Tewas Digantung di Dalam Penjara
Bentrok dan pembunuhan kerap terjadi di banyak fasilitas lain seperti Esmeraldas dan Machala, menjadikan penjara-penjara Ekuador sebagai salah satu yang paling berbahaya di dunia.
Kebijakan Militerisasi Belum Efektif
Sejak Januari 2024, Presiden Noboa memberlakukan status konflik bersenjata nasional melawan geng kriminal dan menugaskan militer untuk mengelola penjara-penjara besar. Namun langkah keras ini justru memperuncing perebutan kekuasaan di antara kelompok kriminal yang bersaing memperebutkan kendali.
Peristiwa di Machala menjadi peringatan serius bagi pemerintah Ekuador bahwa kekerasan di balik jeruji belum berakhir.
Meski operasi militer dan pengetatan keamanan terus dilakukan, pengaruh geng narkoba masih begitu kuat, menjadikan sistem pemasyarakatan Ekuador ibarat medan perang tanpa akhir.
Dipicu Perebutan Kekuasaan Antar-Kartel
Pihak berwenang menduga, pembunuhan massal di Machala berkaitan dengan reorganisasi geng menjelang pembukaan fasilitas keamanan maksimum baru yang dibangun di bawah pemerintahan Presiden Daniel Noboa. Reorganisasi ini memicu perebutan pengaruh antar-kelompok kriminal besar yang mengendalikan perdagangan narkoba dari balik jeruji besi.