Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Napi Korupsi yang Keluyuran ke Kafe di Kendari Dipindah ke Nusakambangan
Advertisement . Scroll to see content

Rusuh Antargeng Narkoba di Penjara Ekuador, 500 Napi Tewas sejak 2021

Rabu, 12 November 2025 - 10:01:00 WIB
Rusuh Antargeng Narkoba di Penjara Ekuador, 500 Napi Tewas sejak 2021
Sedikitnya 27 napi tewas digantung di dalam sel penjara Kota Machala, Ekuador (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Bentrok dan pembunuhan kerap terjadi di banyak fasilitas lain seperti Esmeraldas dan Machala, menjadikan penjara-penjara Ekuador sebagai salah satu yang paling berbahaya di dunia.

Kebijakan Militerisasi Belum Efektif

Sejak Januari 2024, Presiden Noboa memberlakukan status konflik bersenjata nasional melawan geng kriminal dan menugaskan militer untuk mengelola penjara-penjara besar. Namun langkah keras ini justru memperuncing perebutan kekuasaan di antara kelompok kriminal yang bersaing memperebutkan kendali.

Peristiwa di Machala menjadi peringatan serius bagi pemerintah Ekuador bahwa kekerasan di balik jeruji belum berakhir.

Meski operasi militer dan pengetatan keamanan terus dilakukan, pengaruh geng narkoba masih begitu kuat, menjadikan sistem pemasyarakatan Ekuador ibarat medan perang tanpa akhir.

Dipicu Perebutan Kekuasaan Antar-Kartel

Pihak berwenang menduga, pembunuhan massal di Machala berkaitan dengan reorganisasi geng menjelang pembukaan fasilitas keamanan maksimum baru yang dibangun di bawah pemerintahan Presiden Daniel Noboa. Reorganisasi ini memicu perebutan pengaruh antar-kelompok kriminal besar yang mengendalikan perdagangan narkoba dari balik jeruji besi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut