BOGOTA, iNews.id - Gelombang kekerasan kembali mengguncang sistem pemasyarakatan Ekuador. Sedikitnya 27 narapidana ditemukan tewas digantung di dalam sel di penjara Kota Machala, insiden berdarah terbaru yang disebut sebagai bagian dari perang antargeng narkoba yang terus melanda negeri itu.
Menurut lembaga pengawas penjara Ekuador, Servicio Nacional de Atencion Integral a Personas Privadas de Libertad (SNAI), para korban meninggal akibat asfiksia paksa, bukan bunuh diri.
Utusan Putin: Tsunami Krisis Energi Segera Hantam Eropa!
“Metode ini sering digunakan dalam perselisihan geng di dalam penjara Ekuador,” ungkap perwakilan SNAI dalam pernyataannya.
500 Narapidana Tewas sejak 2021
27 Napi Penjara Ekuador Tewas Digantung di Sel, Ini Pemicunya
Kekerasan di penjara Ekuador bukan fenomena baru. Sejak 2021, lebih dari 500 napi tewas akibat perang antargeng yang berlangsung terus-menerus.
Insiden paling berdarah terjadi di Guayaquil pada 2021, ketika lebih dari 100 narapidana tewas dalam satu hari dalam kerusuhan skala besar antarkartel.