Rusia Siap Uji Coba Drone Nuklir yang Bisa Picu Gempa Bumi Dahsyat
Kapten Angkatan Laut Rusia Konstantin Sivkov mengatakan, serangan Poseidon dapat menyebabkan gempa tektonik hingga menghancurkan anak benua Amerika Utara. Gempa bumi yang sangat menghancurkan terjadi akibat lempeng tektonik saling bergesekan di sepanjang garis patahan.
Sivkov mengklaim Amerika Serikat sempat ketakutan dan meminta Rusia menghentikan pengembangan senjata 'kiamat' tersebut.
Putin, saat berbicara di Kota St Petersburg pada 26 Juli 2020, menyinggung soal Poseidon dan rudal hipersonik terbaru Rusia.
"Penyebaran teknologi canggih yang tidak ada bandingannya di dunia, termasuk sistem serangan hipersonik dan drone bawah air, akan meningkatkan kemampuan tempur AL," ujarnya, saat itu.
Dalam perkembangannya Poseidon dibuat untuk menghancurkan wilayah perekonomian penting musuh di pesisir, menyebabkan kontaminasi radioaktif masif yang bertahan lama.
Sementara itu kapal selam Belgorod dapat membawa hingga enam drone nuklir yang dapat melenyapkan kota-kota pesisir dengan meledakkannya di dekat garis pantai, menciptakan tsunami radioaktif besar.
Editor: Anton Suhartono