Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, Sekjen PBB: Ini Momen Genting Dunia
Advertisement . Scroll to see content

Rusia Dituding Sengaja Serang Kota-Kota Ukraina untuk Bikin Warga Panik

Selasa, 01 Maret 2022 - 16:17:00 WIB
Rusia Dituding Sengaja Serang Kota-Kota Ukraina untuk Bikin Warga Panik
Asap mengepul di Kiev, Ukraina, setelah kota itu diserang Rusia, pekan lalu. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

KIEV, iNews.idRusia dituding sengaja menembaki kota-kota Ukraina untuk menebar kepanikan di kalangan warga negara itu. Hal itu diungkapkan oleh Penasihat Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Mykhailo Podolyak.

Menurut dia, Rusia dalam serangannya juga menyasar permukiman dan infrastruktur sipil. 

“Rusia secara aktif menembaki pusat-pusat kota, meluncurkan serangan rudal dan artileri langsung di daerah pemukiman dan tempat-tempat pemerintahan,” kata Podolyak seperti dikutip Reuters, Selasa (1/3/2022).

“Tujuan Rusia jelas, (membuat) kepanikan massal, korban sipil, dan merusak infrastruktur. Sementara Ukraina berperang dengan terhormat,” ujarnya.

Rusia menyebut invasinya di Ukraina sebagai “operasi khusus”. Moskow pun mengklaim tindakan militer tersebut tidak dirancang untuk menduduki wilayah, melainkan untuk menghancurkan kemampuan militer negara tetangganya itu. 

Selain itu, Rusia juga menyatakan bakal menangkap pada “nasionalis berbahaya” di Ukraina yang bertanggung jawab atas “genosida” di Ukraina.

Laman Sky News pada Selasa (1/3/2022) ini melaporkan, serangan terbaru Rusia terjadi di kota terbesar kedua di Ukraina, Kharkiv. Di sana, puluhan orang tewas dan ratusan lainnya terluka dalam serangan roket terpisah oleh Rusia.

“Kharkiv baru saja ditembaki secara besar-besaran oleh roket (Rusia),” kata Penasihat Kementerian Dalam Negeri Ukraina, Anton Herashchenko, di Twitter.

“Puluhan tewas dan ratusan terluka,” ujarnya.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut