Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim
Advertisement . Scroll to see content

Dubes Lyudmila Beberkan Jahatnya Rezim Ukraina: Anda Bisa Dihajar jika Berbahasa Rusia

Selasa, 01 Maret 2022 - 15:52:00 WIB
Dubes Lyudmila Beberkan Jahatnya Rezim Ukraina: Anda Bisa Dihajar jika Berbahasa Rusia
Lyudmila Vorobieva (Foto: MPI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Indonesia Lyudmila Vorobieva menegaskan negaranya tidak menginginkan perang dengan Ukraina, bahkan menyebut penduduknya sebagai saudara. 

Banyak warga Ukraina yang menganggap bagian dari etnis Rusia serta berbahasa yang sama. Bukan hanya itu, Rusia sejak lama menyuplai sumber daya alam (SDA) untuk kebutuhan warga Ukraina, termasuk minyak dan gas (migas), dengan harga yang sangat ramah. 

"Jadi, kami sama sekali tidak menginginkan perang. Tetapi, operasi militer ini kami jalankan juga karena kawan Barat kami ingin menjadikan Ukraina sebagai bagian dari proyek anti-Rusia dan memisahkan negara saudara ini. Kami tidak menyerang penduduk sipil," ujar Lyudmila, dalam wawancara eksklusif dengan MNC Portal Indonesia (MPI) di Jakarta, Selasa(1/3/2022). 

Dia juga menegaskan, rezim yang saat ini berkuasa di Ukraina setelah kudeta presiden pada 2014 punya pandangan dan ideologi pro-Nazi, bahkan membiarkan organisasi dan dukungan terhadap Nazi berkembang. Padahal, di Perang Dunia, Rusia ikut berperang melawan Nazi. 

"Ideologi Nazi ini kan sudah dilarang di Rusia, Eropa, bahkan di Jerman dan dunia. Kenapa Barat seakan pura-pura buta terhadap masalah ini? Lihat betapa standar ganda masalah ini," ucapnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut