KIEV, iNews.id – Lebih dari 70 prajurit Ukraina tewas ketika pasukan Rusia menembaki sebuah pangkalan militer di Kota Okhtyrka, Minggu (27/2/2022) lalu. Kota itu teletak di Wilayah Sumy, bagian timur laut Ukraina.
Gubernur Sumy, Dmytro Zhyvytsky mengatakan, banyak tentara Rusia dan beberapa penduduk lokal juga tewas dalam pertempuran di wilayahnya pada hari itu.
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
Laman Sky News pada Selasa (1/3/2022) ini melaporkan, insiden terbaru terjadi di kota terbesar kedua di Ukraina, Kharkiv. Di sana, puluhan orang tewas dan ratusan lainnya terluka dalam serangan roket terpisah oleh Rusia.
“Kharkiv baru saja ditembaki secara besar-besaran oleh roket (Rusia),” kata Penasihat Kementerian Dalam Negeri Ukraina, Anton Herashchenko, di Twitter.
Presiden Volodymyr Zelensky Dianggap Cuma Jadi Pion Barat dalam Konflik Rusia-Ukraina
“Puluhan tewas dan ratusan terluka,” ujarnya.
Rusia bakal mengerahkan pasukannya yang berbasis di kawasan Timur Jauh di negara itu, ke Provinsi Astrakhan. Hal tersebut diungkapkan militer Rusia, Selasa (1/3/2022).
Rusia Kerahkan Pasukan dari Timur Jauh ke Dekat Eropa, Mau Apa?
Provinsi Astrakhan terletak di perbatasan wilayah Rusia bagian Eropa dan Asia. Sesampainya di provinsi tersebut, tentara dari Timur Jauh itu bakal menggelar latihan perang.
Rusia meluncurkan invasi skala penuh ke Ukraina pekan lalu. Sebelum itu, Moskow lebih dulu mengerahkan antara100.000 hingga hampir 200.000 tentara di dekat perbatasan kedua negara, untuk menggelar latihan.
Editor: Ahmad Islamy Jamil