Rusia Bangun Pangkalan Kapal Perang Tenaga Nuklir di Sudan, Redam Pengaruh AS di Afrika
Jumat, 13 November 2020 - 06:50:00 WIB
Kesepakatan itu memungkinkan Sudan mendapat dukungan militer dari pasukan Rusia yang ditempatkan di Khartoum. Pada Januari tahun lalu, penasihat militer Rusia berada sangat dekat dengan pasukan militer Sudan ketika krisis politik di negara itu mencapai puncaknya.
Pada 2017, mantan Presiden Sudan Omar al-Bashir pernah meminta Vladimir Putin untuk melindungi negaranya dari Amerika Serikat saat orang nomor satu Rusia berkunjung.
Al-Bashir mengatakan kerja sama militer harus ditingkatkan untuk "melengkapi kembali" angkatan bersenjata Sudan.
Editor: Arif Budiwinarto