Rusia Bangun Pangkalan Kapal Perang Tenaga Nuklir di Sudan, Redam Pengaruh AS di Afrika
Rusia diizinkan angkut senjata dan amunisi
Rusia juga akan mendapatkan izin untuk mengangkut senjata, amunisi dan peralatan militer yang dibutuhkan agar pangkalan itu berfungsi melalui pelabuhan dan bandara Sudan.
Kesepakatan itu dijadwalkan berlangsung selama 25 tahun - selama tidak ada pihak yang keberatan dengan pembaruannya.
Sejauh ini pihak berwenang Rusia belum menyebutkan tanggal penandatanganan perjanjian dengan Khartoum.
Moskow dalam beberapa tahun terakhir mengalihkan pandangannya ke Afrika saat memperbarui pengaruh geopolitiknya.
Sudan minta bantuan Rusia redam AS di Afrika
Angkatan bersenjata Rusia dan Sudan memandatangani kerja sama di bidang militer dan nuklir sipil pada Mei 2019 yang berlangsung hingga tujuh tahun kedepan.