RS Indonesia di Gaza Diserang dan Dibakar Pasukan Israel, Kemlu RI Kutuk Keras
Organisasi kemanusiaan MER-C Indonesia yang mengelola RS Indonesia di Gaza sebelumnya menyatakan, fasilitas medis yang berada di Beit Lahiya itu menjadi sasaran pengepungan dan serangan Militer Zionis.
Dalam pernyataan yang dirilis pada Senin (21/10/2024), MER-C mengungkap pasukan Israel secara sistematis mengepung RS Indonesia selama 15 hari atau sejak 4 Oktober 2024, menyebabkan seluruh pasokan bahan bakar, logistik medis, dan logistik dasar terhenti.
Akibatnya, para staf, pasien, serta warga yang mengungsi di rumah sakit mengalami kelaparan. Bahkan ada dua pasien yang meninggal dunia.
"Pasukan pendudukan terus melancarkan serangan militer ke RS Indonesia pada 19 Oktober 2024, tanpa alasan apa pun, setelah 15 hari memutus jalur logistik, menghancurkan fasilitas kemanusiaan ini dengan dampak yang belum dapat kami perkirakan," bunyi pernyataan MER-C.
Ada tiga fasilitas kesehatan yang masih beroperasi di Gaza Utara, yaitu RS Indonesia, RS Al Awda, dan RS Kamal Adwan. Ketiganya menjadi target serangan yang disengaja.