Resmi Jadi Presiden AS, Begini Perjalanan Panjang Joe Biden ke Gedung Putih
Prestasi dan kontroversi sebagai anggota Senat AS
Sebagai Ketua atau Anggota Peringkat Komite Kehakiman Senat selama 17 tahun, Biden secara luas diakui kehebatannya pada isu peradilan pidana. Termasuk dalam kasus the landmark 1994 Crime Bill dan kekerasan terhadap perempuan.
Pada 1994, Biden tercatat turut mendukung pengesahan Rancangan Undang-undang (RUU) antikekerasan terhadap perempuan di AS. UU itu tercatat berhasil menurunkan angka kekerasan terhadap perempuan hingga 53 persen per 2008.
Dia juga sempat ikut menggolkan RUU pengendalian kriminal yang kontroversial pada 1994. Meski Biden mengklaim UU ini berhasil menurunkan angka kriminalitas, banyak analis menganggap UU ini bertanggung jawab atas meningkatnya penghuni penjara dan rasisme kriminal terhadap warga kulit hitam.
Saat menjadi senator, Biden turut mendukung invasi AS Ke Irak pada 2002. Keputusan itu disebut menjadi penyebab tewasnya ratusan ribu warga sipil. Dia juga berada di garis depan terkait isu dan regulasi terorisme, senjata pemusnah massal pascaperang dingin Eropa, Timur Tengah dan Asia Barat Daya. Biden mulai memainkan peran penting dalam membentuk kebijakan luar negeri AS.
Tiga kali ikut Pilpres AS
Dalam karier politiknya, Biden tercatat pernah maju dalam bursa calon di pemilihan presiden AS dari Partai Demokrat sebanyak tiga kali. Dalam dua kesempatan pada 1988 dan 2008 dia kalah dalam konvensi Partai Demokrat.