Rayakan Hari Yahudi, Ribuan Pemukim Ilegal Israel Geruduk Masjid Al Aqsa
"Kelompok-kelompok ekstremis yang mendukung pembangunan kuil Yahudi di lokasi tersebut (Al Aqsa) sedang memobilisasi pemukim dalam upaya untuk membawa 5.000 orang ke kompleks tersebut," bunyi pernyataan pemerintah Yerusalem, seperti dikutip Anadolu.
Pemerintah Provinsi Yerusalem mengutuk penyerbuan Masjid Al Aqsa, yang juga melibatkan Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir, sebagai eskalasi berbahaya dan pelanggaran terang-terangan terhadap status quo historis dan hukum.
Disebutkan, penggerudukan Masjid Al Aqsa merupakan bagian dari upaya sistematis Israel menguasai tempat-tempat suci umat Islam.
Pemerintah memperingatkan, pelanggaran tersebut dapat berdampak pada keamanan dan stabilitas regional seraya mendesak komunitas dan lembaga-lembaga internasional untuk menghentikannya.
Seluruh kompleks Masjid Al Aqsa, seluas 35,6 hektare, adalah tempat ibadah khusus bagi umat Islam. Setiap tindakan yang bertujuan untuk mengubah identitas atau status historis dan hukumnya adalah tidak sah dan ilegal.
Editor: Anton Suhartono