Ratusan Ribu Pengungsi Pulang ke Gaza Utara, Bukti Warga Tolak Relokasi
"Ini adalah pernyataan kegagalan dan kekalahan bagi penjajah (Israel) dan rencana relokasi," bunyi pernyataan, seperti dikutip dari Al Jazeera.
Mustafa Barghouti, politikus senior Palestina yang juga kepala Gerakan Inisiatif Nasional,
memuji kembalinya warga Gaza yang mengungsi ke selatan sebagai kegagalan rencana pembersihan etnis total yang dilakukan Israel.
"Para warga heroik kami menggagalkan rencana pembersihan etnis di Jalur Gaza dengan kembalinya ratusan ribu orang ke Gaza utara, termasuk Kota Gaza, meskipun penjajah telah melakukan kerusakan besar dan genosida," kata Barghouti, dalam sebuah pernyataan.
Dia menambahkan tekanan politik Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tidak akan berhasil untuk mewujudkan rencana pemindahan massal warga Gaza ke luar wilayah itu dengan alasan rekonstruksi.
Trump menyerukan relokasi besar-besaran warga Gaza ke Yordania dan Mesir untuk sementara dan jangka panjang guna untuk melakukan pembongkaran terhadap wilayah itu yang hancur akibat perang.