Puluhan Pilot Jet Tempur Israel Mogok, Tolak Terbangkan PM Netanyahu
TEL AVIV, iNews.id - Puluhan pilot cadangan Angkatan Udara (AU) Israel melakukan aksi mogok, tak akan mengikuti pelatihan militer, sebagai protes atas keputusan reformasi peradilan pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
Pilot cadangan AU Israel sangat dibutuhkan di masa konflik guna memastikan kesiapan negara dalam menangkal serangan. Apalagi Israel sedang dalam konflik dengan Palestina, Suriah, Lebanon, maupun kelompok-kelompok bersenjata pro-Iran.
Surat yang dirilis media-media lokal Israel mengungkap, 37 pilot dan navigator skuadron jet tempur F-15 memutuskan akan bolos dalam latihan pada Rabu mendatang. Mereka akan mengganti latihan itu dengan menggelar dialog kebangsaan serta melakukan refleksi demi persatuan nasional.
Namun mereka menegaskan siap menghentikan atau menunda protes tersebut jika ada kondisi darurat.
Seorang juru bicara militer Israel menolak mengomentari surat itu. Meski demikian, komandan militer Herzi Halevy mengungkapkan bisa memahami perpecahan publik soal reformasi peradilan.