“Kami berharap akal sehat akan menang dan kita bisa memulihkan keberadaan diplomat Rusia di Amerika Serikat, serta diplomat Amerika di Rusia berdasarkan prinsip timbal balik,” kata Antonov.
Rusia Bakal Pasok Perangkat Keras Militer termasuk Pesawat Tempur ke Myanmar, Dukung Kudeta?
Dubes Rusia juga mengatakan, dia berharap dialog yang dimulai antara AS dan Rusia baru-baru ini—soal masalah keamanan siber—akan berlanjut. “Sebagai pilihan, kita bisa berdebat menyangkut ancaman siber terhadap sistem pengendalian persenjataan, dan lain-lain,” ujarnya.
Departemen Luar Negeri AS pada Senin (2/8/2021) menyatakan, penggambaran Antonov soal 24 diplomat Rusia, termasuk terkait visa AS yang kedaluwarsa, itu tidak akurat. Juru Bicara Deplu AS, Ned Price, saat konferensi pers mengatakan bahwa para diplomat itu sebenarnya bisa mengajukan permohonan perpanjangan visa mereka.
Presiden Rusia Vladimir Putin Bakal ke Indonesia? Ini Kata Menlu Retno
“Dan permohonan tersebut ditinjau berdasarkan kasus per kasus,” ucap Price.
Editor: Ahmad Islamy Jamil