Profil Zohran Mamdani, dari Sosok Tak Dikenal kini Jadi Wali Kota Muslim New York Pertama
Langkah-langkah progresif ini membuatnya disukai oleh generasi muda dan kelompok minoritas yang selama ini merasa terpinggirkan dari kebijakan ekonomi kota.
Wali Kota petahana, Eric Adams, yang sebelumnya berencana maju kembali sebagai calon independen, memilih mengundurkan diri dari pencalonan pada September. Keputusan itu membuka jalan bagi munculnya sosok baru seperti Mamdani, simbol generasi muda dan keberagaman New York.
Pemilik nama lengkap Zohran Kwame Mamdani ini lahir pada 1991 di Kampala, Uganda. Dia adalah putra dari dua tokoh ternama di dunia akademik dan seni, Mahmood Mamdani, profesor ilmu politik dan ahli studi Afrika di Universitas Columbia, serta Miranda Harris (Mamdani), seniman dan pembuat film.
Keluarga Mamdani kemudian pindah ke Kota New York, tempat Mamdani tumbuh besar dan menempuh pendidikan. Dia menamatkan studi di Bowdoin College, Maine, dengan fokus pada ilmu politik dan ekonomi. Sejak masa kuliah, dia dikenal sebagai mahasiswa yang aktif dalam isu keadilan sosial dan kesetaraan ekonomi.
Sebelum terjun ke dunia politik, Mamdani sempat bekerja sebagai organizer komunitas dan aktivis sosial di Queens, salah satu wilayah paling beragam di New York. Dia banyak terlibat dalam isu-isu seperti hak penyewa, transportasi publik, dan upah layak bagi pekerja migran.