Profil Bill O'Reilly, Pengamat Politik AS yang Sebut Negara Asia Tenggara Tak Punya Uang
Namanya semakin melejit setelah bergabung dengan Fox News Channel (FNC) pada 1996. Di sana, ia membawakan program The O’Reilly Factor, yang menjadi salah satu acara dengan rating tertinggi selama bertahun-tahun.
Gaya penyampaiannya yang blak-blakan dan seringkali agresif menjadikan O'Reilly sebagai tokoh yang mencolok dalam dunia media konservatif.
Meskipun sukses secara profesional, Bill O'Reilly tidak lepas dari kontroversi pribadi. Pada April 2017, The New York Times melaporkan bahwa O’Reilly telah membayar lebih dari 10 juta dolar AS untuk menyelesaikan sejumlah kasus pelecehan seksual yang dituduhkan kepadanya.
Kasus ini muncul di tengah gelombang skandal serupa yang melanda Fox News, termasuk pengunduran diri Presiden FNC, Roger Ailes. Tak lama setelah laporan tersebut dipublikasikan, O’Reilly mengundurkan diri dari jabatannya di Fox News.
Selain menjadi pembawa acara dan komentator, Bill O'Reilly juga aktif sebagai penulis. Ia telah menerbitkan banyak buku laris, baik fiksi maupun nonfiksi.
Beberapa karya terkenalnya antara lain:
Profil Bill O'Reilly mencerminkan figur media yang penuh warna: tajam, kontroversial, dan berpengaruh. Pernyataannya tentang Asia Tenggara baru-baru ini kembali menegaskan gaya khasnya, blak-blakan dan provokatif.
Terlepas dari berbagai kontroversi, O'Reilly tetap menjadi salah satu komentator politik paling dikenal dalam sejarah media Amerika.
Editor: Anton Suhartono