Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menlu Iran kepada Trump: Hormati Tanda Tangan Anda!
Advertisement . Scroll to see content

Profil Ahmad Al Sharaa Presiden Suriah yang Baru, Pernah Jadi Buruan AS Dihargai Rp162 Miliar

Jumat, 31 Januari 2025 - 16:50:00 WIB
Profil Ahmad Al Sharaa Presiden Suriah yang Baru, Pernah Jadi Buruan AS Dihargai Rp162 Miliar
Ahmad Al Sharaa ditunjuk sebagai presiden Suriah di masa transisi (Foto: Anadolu)
Advertisement . Scroll to see content

Al Sharaa ditangkap oleh pasukan AS di Irak pada 2006 dan ditahan selama 5 tahun. Setelah bebas, Al Sharaa ditugaskan untuk mendirikan cabang Al Qaeda di Suriah yang diberi nama Front Al Nusra, memperluas pengaruhnya di wilayah yang dikuasai oposisi, terutama Idlib.

Di tahun-tahun awal dia banyak berkoordinasi dengan Abu Bakr Al Baghdadi, pemimpin ISIS di Irak. Pada April 2013, Al Baghdadi mengumumkan kelompoknya memutuskan hubungan dengan Al Qaeda dan akan memperluas wilayah ke Suriah.

Ekspansinya itu secara efektif memasukkan Front Al Nusra ke dalam kelompoknya. Namun, Al Sharaa menolak beragung dan mempertahankan kesetiaannya kepada Al Qaeda.

Dalam wawancara dengan Al Jazeera pada 2014, Al Sharaa menyampaikan Suriah harus diperintah berdasarkan interpretasi kelompoknya yaitu tentang 'hukum Islam', dan kaum minoritas di negara itu, seperti Kristen dan Alawi, tidak akan diakomodasi.

Namun dia banyak berubah setelah itu. Pada tahun-tahun berikutnya, Al Sharaa menjauhkan diri dari proyek Al Qaeda untuk bertujuan mendirikan "kekhalifahan global" di semua negara mayoritas Muslim.  Dia juga lebih fokus untuk pembangunan kelompoknya di dalam Suriah.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut