Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pesawat Air France Rute Paris-Detroit Dilarang Masuk AS, Ada Apa?
Advertisement . Scroll to see content

Presiden Macron di Ujung Tanduk: 4 PM Mundur, Siapa Lagi yang Bisa Selamatkan Prancis?

Selasa, 07 Oktober 2025 - 12:48:00 WIB
Presiden Macron di Ujung Tanduk: 4 PM Mundur, Siapa Lagi yang Bisa Selamatkan Prancis?
Dalam kurun kurang dari setahun, pemerintahan Presiden Emmanuel Macron telah empat kali berganti (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

PARIS, iNews.id - Krisis politik di Prancis memasuki babak paling genting. Dalam kurun waktu kurang dari setahun, pemerintahan Presiden Emmanuel Macron telah empat kali berganti perdana menteri, menandakan ketidakstabilan politik paling serius dalam dua dekade terakhir.

Perdana menteri terbaru, Sebastien Lecornu, resmi mengundurkan diri pada Senin (6/10/2025), bahkan sebelum genap sebulan menjabat. Keputusan ini menambah daftar panjang kegagalan Macron menjaga soliditas pemerintahannya setelah tiga pendahulunya juga tumbang dalam waktu singkat.

Empat Kali Ganti Pemerintah, Rekor Buruk Macron

Sebelum Lecornu, posisi perdana menteri telah diisi oleh Francois Bayrou, Gabriel Attal, dan Elisabeth Borne, semuanya mundur dengan alasan yang hampir sama: konflik internal, lemahnya dukungan parlemen, dan tekanan publik yang meningkat.

Istana Elysee mengonfirmasi bahwa Macron telah menerima pengunduran diri Lecornu dan segera memulai konsultasi politik untuk menunjuk pengganti baru. Namun, langkah itu dinilai tidak lagi menyentuh akar persoalan, yaitu krisis kepercayaan publik terhadap kepemimpinan Macron.

“Empat kali pembubaran kabinet dalam satu tahun menandakan bukan masalah teknis, tapi krisis politik yang sistemik,” ujar analis politik Universitas Sciences Po, Philippe Marlière, dikutip Le Monde.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut