Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menlu Iran Blak-blakan Tak Percaya dengan AS: Ada Kemungkinan Mereka Menipu!
Advertisement . Scroll to see content

Presiden China Xi Jinping Tak Akan Biarkan Kekuatan Asing Campuri Urusan Hong Kong

Jumat, 20 Desember 2019 - 11:29:00 WIB
Presiden China Xi Jinping Tak Akan Biarkan Kekuatan Asing Campuri Urusan Hong Kong
Xi Jinping (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

MAKAU, iNews.id - Presiden China Xi Jinping menegaskan tak akan membiarkan kekuatan asing mencampuri urusan Hong Kong dan Makau.

Hong Kong dilanda unjuk rasa besar sejak Juni 2019 menyebabkan kota semiotonomi itu terpuruk ke posisi terendah sejak diserahkan dari Inggris ke China pada 1997.

Mulanya, demonstran prodemokrasi mendesak pemerintah mencabut RUU ekstradisi di mana para penjahat Hong Kong bisa diadili di China. Namun tuntutan mereka telanjur menyebar sampai pada penerapan demokrasi lebih luas, seperti dalam memilih pemimpin Hong Kong.

Menurut Xi, Pemerintah dan rakyat China ingin menjaga kedaulatan nasional, kepentingan keamanan, dan pembangunan, meski menghadapi kendala sangat sulit.

"Saya ingin menekankan di sini bahwa setelah kembalinya Hong Kong dan Makau ke ibu pertiwi, urusan dua wilayah administrasi khusus itu sepenuhnya menjadi masalah dalam negeri China, yang tidak perlu melibatkan kekuatan luar," kata Xi, seperti dikutip dari China Daily, Jumat (20/12/2019).

Pernyataan ini disampaikan sebulan setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menandatangani rancangan undang-undang (RUU) HAM dan demokrasi Hong Kong sehingga resmi menjadi UU.

Keputusan ini menunjukkan dukungan AS terhadap demonstrasi prodemokrasi Hong Kong.

Isi UU S 1838 itu mensyaratkan peninjauan rutin setiap tahun terkait status perdagangan khusus dengan Hong Kong berdasarkan hukum AS serta menjatuhkan sanksi terhadap para pejabat yang dianggap bertanggung jawab atas pelanggaran HAM atau pihak yang merongrong status otonomi Hong Kong.

Sebelum RUU diteken, Trump menegaskan tetap menghormati Presiden Xi. Dalam pernyataan, Trump menyampaikan rasa hormat terhadap Xi dan berharap para pemimpin dan perwakilan China serta Hong Kong dapat menyelesaikan kemelut yang terjadi di wilayah itu.

RUU itu dianggap sebagai bentuk campur tangan AS dalam urusan dalam negeri China.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut