PM Swedia Kecam Pembakaran Alquran oleh Rasmus Paludan, tapi...
Pembakaran Alquran itu juga dikecam Kemlu beberapa negara Teluk, seperti Arab Saudi, Kuwait, dan Uni Emirat Arab (UEA).
Aksi Paludan itu tak lepas dari tekanan Turki terhadap para pendukung Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang dicap Turki sebagai organisasi teroris. PKK mendapat tempat di Swedia yang menjadi ganjalan bagi Turki memberikan restu kepada negara itu untuk bergabung menjadi anggota NATO.
Sebelumnya, para pendukung PKK menggelar demonstrasi di Stockholm dengan membawa patung Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang digantung. Selain itu media Swedia juga membuat marah Turki karena menerbitkan karikatur yang melecehkan Erdogan.
Kemlu Turki memanggil Duta Besar Swedia du Ankara untuk menyampaikan protes. Selain itu, Kejaksaan Agung Turki juga membuka kasus pidana terkait demonstrasi tersebut.
Erdogan pada 15 Januari lalu mendesak Swedia dan Finlandia untuk mengekstradisi sekitar 130 anggota PKK ke Turki sebagai sarat parlemen Turki meratifikasi keanggotaan NATO dua negara tersebut.
Sebagai protes, Turki menolak kunjungan Menteri Pertahanan Swedia Pal Jonson ke Ankara yang seharusnya berlangsung pada Sabtu kemarin. Kunjungan Jonson seharusnya membahas keanggotaan Swedia ke NATO.
Editor: Anton Suhartono