Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Diam-Diam, Iran Siapkan Perang Panjang Lawan AS-Israel jika Perundingan Damai Buntu
Advertisement . Scroll to see content

PM Spanyol Sanchez Serukan Negara-Negara Eropa Cegah Israel Jadikan Lebanon Gaza Kedua

Sabtu, 11 April 2026 - 08:21:00 WIB
PM Spanyol Sanchez Serukan Negara-Negara Eropa Cegah Israel Jadikan Lebanon Gaza Kedua
Pedro Sanchez mendesak negara-negara Eropa mencegah Israel menjadikan Lebanon sebagai Gaza kedua (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

MADRID, iNews.id - Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez mendesak negara-negara Eropa untuk melakukan sesuatu guna mencegah Israel menjadikan Lebanon sebagai Gaza kedua.

Dia menyerukan negara-negara Eropa bersatu untuk mencegah tindakan brutal militer Israel di Lebanon. Pasukan Israel menggelar serangan udara besar-besaran pada Rabu (8/4/2026), beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat (AS) mengumumkan gencatan senjata dengan Iran.

“Jangan biarkan 'Gaza baru' muncul di Lebanon, karena dalam menghadapi pelanggaran terang-terangan terhadap hukum humaniter internasional, Eropa harus bertindak secara konsisten,” kata Sanchez, dalam pidatonya yang disiarkan langsung di televisi, seperti dikutip dari Anadolu, Sabtu (11/4/2026).

Dia menyerukan Uni Eropa untuk menerapkan standar yang sama di seluruh dunia, tanpa pembedaan.

"Jika kita juga ingin seluruh dunia memandang serta mendukung kita, sebagaimana bantuan yang kita berikan kepada Ukraina dalam perjuangannya untuk kebebasan,” ujarnya.

Dia mengulangi seruan kepada negara-negara Eropa untuk menghentikan perjanjian Uni Eropa dengan Israel, perjanjian yang ditandatangani pada 1995, mengatur perdagangan dan kerja sama politik.

Dalam unggahan di media sosial AS X pada Rabu, Sanchez menyerukan agar Lebanon sepenuhnya diikutsertakan dalam gencatan senjata yang dicapai antara AS dengan Iran.

Dia menegaskan perlunya akuntabilitas untuk mengungkap serangan brutal ke Lebanon pada Rabu (7/4/2026) yang menewaskan ratusan orang dalam waktu singkat.

"Tidak boleh ada impunitas untuk tindakan kriminal ini," ujarnya, menegaskan.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut