Pidato Peringatan 80 Tahun Bom Atom Hiroshima, PM Jepang Ishiba Tak Sebut AS sebagai Pelaku
Matsui, dalam pidatonya, menyerukan pelarangan senjata nuklir di seluruh dunia. Cukup Hiroshima dan Nagasaki menjadi bukti kebrutalan senjata pemusnah massal tersebut.
"Kita sebagai warga tidak boleh menyerah. Untuk mencapai perdamaian sejati, kita harus menjadikan penghapusan senjata nuklir sebagai konsensus masyarakat sipil," ujar Matsui.
Selanjutnya Matsui tidak menyebut AS bertanggung jawab atas pengeboman di Hiroshima dan hanya menyebut negara itu dalam konteks salah satu negara yang memiliki senjata nuklir.
Dalam pidatonya yang didedikasikan untuk peringatan 80 tahun bom atom Hiroshima, Sekjen PBB Antonio Guterres juga tidak menyebut negara yang bertanggung jawab.
Pidato tersebut dibacakan bahasa Jepang oleh Wakil Sekjen PBB dan Perwakilan Tinggi untuk Urusan Perlucutan Senjata Izumi Nakamitsu. Di dalamnya hanya menyebutkan bahwa nyawa puluhan ribu orang telah hilang dalam tragedi Hiroshima.
Peringatan bom atom Hiroshima tahun ini dihadiri lebih dari 120 perwakilan negara asing.
Editor: Anton Suhartono