Pesta Halloween di Korea Tewaskan 149 Orang, Petugas Dirikan Kamar Mayat Darurat
Presiden AS Joe Biden dan istrinya, Jill Biden, mengirimkan belasungkawa atas tragedi itu. “Kami berduka cita bersama rakyat Republik Korea dan mengirimkan harapan terbaik kami untuk pemulihan yang cepat bagi semua orang yang terluka,” tulis Biden.
Perdana Menteri Inggris, Rishi Sunak, juga mengungkapkan perasaan yang sama lewat Twitter.
Dengan meredanya pandemi Covid-19, pembatasan operasi pada jam malam di bar-bar telah dihentikan sejak April. Perintah untuk mengenakan masker di luar ruangan juga dicabut sebulan sesudahnya.
Pihak berwenang di Seoul mengatakan, mereka sedang menyelidiki penyebab pasti insiden maut tersebut.
Tragedi pesta Halloween tadi malam termasuk yang paling mematikan di Korsel sejak tenggelamnya kapal feri pada 2014 yang menewaskan 304 orang—yang kebanyakan korbannya adalah siswa sekolah menengah.
Presiden Korsel, Yoon Suk Yeol, memimpin pertemuan darurat dengan para pejabat senior untuk membahas situasi pascainsiden. Dia pun memerintahkan pembentukan satuan tugas (satgas) untuk perawatan korban luka serta meluncurkan penyelidikan menyeluruh penyebab bencana itu.
Editor: Ahmad Islamy Jamil