Perusahaan Teknologi AS Bisa Deteksi Pergerakan Presiden Putin?
Yeagley, spesialis pengumpul data unik untuk dijual ke organisasi pemerintah, pertama kali bereksperimen melalui pembatasan wilayah untuk melacak pegawai organisasi pemerintah AS. Metode itu dilaporkan terbukti berhasil dalam mengumpulkan data pribadi staf yang menggunakan aplikasi tertentu, seperti kencan, cuaca, serta game, yang mengharuskan pengguna mengaktifkan lokasinya.
Pada 2015, Yeagley direkrut oleh PlaceIQ, perusahaan yang menerima modal dari ventura CIA, In-Q-Tel. Dia kemudian pindah ke perusahaan startup lain, PlanetRisk.
“CIA tertarik pada perangkat lunak yang dapat menganalisis dan memahami pergerakan geografis manusia dan benda,” demikian isi buku.
Menurut Tau, selama uji coba, Lokomotive digunakan untuk mendeteksi pergerakan warga di Suriah yang dilanda perang saudara hampir secara real time. Itu termasuk beberapa operasi pasukan khusus AS yang diam-diam dikerahkan ke negara tersebut.
“Setelah memperoleh kumpulan data tentang Rusia, tim menyadari bahwa mereka dapat melacak telepon di rombongan Presiden Rusia Vladimir Putin,” demikian keterangan buku, seperti dilaporkan Wired.