Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Indonesia-Arab Saudi Berpotensi Rayakan Iduladha 1447 H Serentak pada 27 Mei
Advertisement . Scroll to see content

Pernyataan Kontroversial Mahathir Mohamad, Begini Sejarah Lepasnya Sipadan dan Ligitan ke Malaysia

Rabu, 22 Juni 2022 - 13:20:00 WIB
Pernyataan Kontroversial Mahathir Mohamad, Begini Sejarah Lepasnya Sipadan dan Ligitan ke Malaysia
Mahathir Mohamad menyinggung soal kemenangan Malaysia atas sengeketa Pulau Sipadan dan Ligitan dengan Indonesia (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Kemudian pada 1969, Malaysia secara sepihak memasukkan Pulau Sipadan dan Ligitan dalam peta nasional.

Pada 1991, Indonesia serta Malaysia membentuk Kelompok Kerja Bersama untuk mempelajari situasi serta kondisi kedua pulau, namun berakhir buntu. Akhirnya masalah sengketa kedua pulau itu dibawa ke Mahkamah Internasional. 

Pada 2002, Mahkamah Internasional memutuskan kepemilikan Pulau Sipadan dan Ligitan dimenangkan Malaysia. Keputusan itu berdasar bukti sejarah yang diterima Mahkamah Internasional dari Malaysia. 

Dokumen dari Malaysia membuktikan bahwa Inggris yang pernah menjajah Malaysia paling awal masuk ke kedua pulau itu dengan membangun konservasi penyu dan mercusuar. Sementara Belanda yang pernah menjajah Indonesia hanya terbukti singgah di kedua pulau itu tanpa melakukan apa pun. 

Selain itu, Malaysia terbukti melakukan berbagai penguasaan efektif di kedua pulau, seperti memberlakukan aturan perlindungan satwa burung, operasi mercusuar, hingga pungutan pajak atas pengumpulan telur penyu. Diketahui, sengketa kedua pulau tersebut disebabkan ketidakjelasan garis perbatasan yang dulunya dibuat Belanda dan Inggris di perairan timur laut Pulau Kalimantan. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut