Perjanjian Senjata Nuklir AS-Rusia New START Berakhir, Ini Kata Trump
"(Berakhirnya New START) Akan mengurangi stabilitas dan prediktabilitas nuklir, mengancam keamanan global, dan meningkatkan risiko era baru persaingan nuklir tanpa batas,” demikian isi pernyataan.
Sekjen PBB Antonio Guterres mengatakan, perjanjian nuklir antara AS dan Rusia berada pada momen yang genting.
“Berakhirnya pencapaian selama beberapa dekade ini tidak mungkin terjadi pada waktu yang lebih buruk, risiko penggunaan senjata nuklir adalah yang tertinggi dalam beberapa dekade,” kata Guterres, seraya menyinggung pernyataan Rusia yang mungkin penggunaan senjata nuklir taktis di awal perang Ukraina.
Seorang sumber pejabat NATO menyerukan pengekangan dan tanggung jawab atas penggunaan senjata nuklir. Dia mengatakan aliansi militer pimpinan AS akan terus mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan pengendaliannya.
Pejabat tersebut juga mengecam retorika nuklir Rusia yang tidak bertanggung jawab.
Editor: Anton Suhartono