Penyiksaan Greta Thunberg oleh Israel, Cermin Nasib Ribuan Tahanan Palestina
“Saya diseret ke area beraspal yang berpagar besi, mereka menutupi saya dengan bendera Israel sambil menertawakan dan mengambil selfie,” ungkap perempuan 22 tahun itu.
Para tentara juga melontarkan ejekan dalam bahasa Swedia, menyebutnya ‘Lilla hora’ (perempuan kecil).
Mereka juga merampas topi khasnya, melempar ke tanah lalu menginjak-injaknya.
Air Jadi Senjata Penyiksaan
Di antara semua bentuk kekerasan, haus adalah siksaan yang paling tak terlupakan bagi Greta.
“Di sana sangat panas. Kami memohon air, berulang kali. Tapi mereka hanya tertawa. Mereka berjalan di depan jeruji sambil mengangkat botol air, seolah mengejek penderitaan kami,” ujarnya.
Menurut Thunberg, beberapa tahanan dipaksa minum air keran berwarna coklat hingga jatuh sakit. Sementara obat-obatan vital seperti insulin, obat jantung, dan kanker dibuang begitu saja oleh penjaga.