Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Tangkap Maling Spesialis Kotak Amal di Pesanggrahan Jaksel, Beraksi Lebih dari 3 Kali
Advertisement . Scroll to see content

Pengakuan Mengejutkan Polisi Myanmar: Saya Diperintah Tembak Demonstran sampai Mati

Rabu, 10 Maret 2021 - 07:03:00 WIB
Pengakuan Mengejutkan Polisi Myanmar: Saya Diperintah Tembak Demonstran sampai Mati
Polisi Myanmar yang membelot dari pemerintahan junta dan kabur ke India mengaku diperintah untuk menembak mati demonstran (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

"Saya tidak punya pilihan," kata Tha Peng, dikutip dari Reuters, Rabu (10/3/2021).

Tha Peng juga menunjukkan foto dirinya mengenakan seragam polisi Myanmar. Dia mengatakan bergabung dengan kepolisian Myanmar sejak 9 tahun lalu.

Menurut aturan kepolisian, kata dia, demonstran harus dihentikan dengan peluru karet atau ditembak di bawah lutut.  Namun saat itu Tha Peng dan rekan-rekannya diperintah oleh atasan untuk menembak demonstran sampai mati.

Tha Peng tidak sendiri, ada enam rekannya yang juga menentang perintah atasan pada 27 Februari.

Polisi lainnya, Ngun Hlei, mengaku ditempatkan di Kota Mandalay. Dia juga mendapat perintah untuk menembaki demonstran.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut