AIZAWL, iNews.id – Dalam beberapa waktu terakhir, Negara Bagian Mizoram di India dimasuki arus pengungsi dari Myanmar sebagai akibat konflik yang meletus di negara Asia Tenggara itu sejak kudeta militer 1 Februari lalu. Pemimpin Mizoram pun menyatakan, para pengungsi itu harus diberikan perlindungan sementara.
Menteri Kepala Negara Bagian Mizoram, Zoramthanga mengatakan, para pengungsi itu harus diberi perlindungan sementara, sambil menunggu Pemerintah Federal India memutuskan apakah ada di antara mereka yang akan dipulangkan kembali ke Myanmar. Untuk sekadar diketahui, jabatan menteri kepala negara bagian setara dengan gubernur provinsi di Indonesia.
Trump Janji Rebut Uranium Iran Meski Teheran Tak Sudi Menyerahkannya
Sejumlah polisi Myanmar berpangkat rendah beserta keluarga mereka telah menyeberang ke Mizoram. Di negara bagian India itulah, mereka mencari perlindungan demi menghindari perintah dari junta militer yang merebut kekuasaan di Myanmar bulan lalu.
Akan tetapi pihak berwenang di Myanmar pekan lalu meminta pejabat di Mizoram untuk menahan dan memulangkan delapan polisi yang kabur ke wilayah itu. Kondisi tersebut meningkatkan kekhawatiran akan keselamatan para polisi itu dikirim mereka kembali ke Myanmar oleh otoritas India.
Lagi, 2 Demonstran Myanmar Tewas Ditembak Aparat
“Sebagaimana akal sehat menentukan, ketika ada masalah politik di satu negara dan ketika ada ketakutan akan nyawa seseorang, jika mereka menyeberang ke negara tetangga, maka biasanya mereka tidak dikirim kembali,” kata Zoramthanga dalam sebuah wawancara, dikutip kembali Reuters, Selasa (9/3/2021).