Penembakan Tentara Garda Nasional, Trump Akan Usir Pendatang Asing yang Bahayakan Amerika
Dia menuduh kebijakan imigrasi era Joe Biden sebagai penyebab masuknya pelaku penembakan, Rahmanullah Lakanwal, ke wilayah AS pada 2021. Trump menyebut apa yang terjadi sebagai “warisan kegagalan Biden” dalam mengendalikan arus imigran ilegal maupun penerima suaka.
Trump menambahkan bahwa pemerintahannya akan mengakhiri seluruh tunjangan dan subsidi federal bagi non-warga AS, mengusir semua pendatang asing yang menjadi ancaman keamanan, mendeportasi individu yang dianggap tidak bisa beradaptasi dengan nilai dan peradaban Barat, dan menghentikan jutaan permohonan imigrasi ilegal yang menurutnya dibuka di era Biden.
Tragedi yang Memicu Kebijakan Kontroversial
Penembakan dua tentara Garda Nasional AS oleh imigran Afghanistan menjadi titik balik keputusan Trump. Pelaku, yang pernah bekerja bagi pasukan elite AS dan CIA selama perang di Afghanistan, pindah ke AS pada 2021 dan mendapat suaka pada awal 2025.
Keterlibatan seseorang dengan latar belakang tersebut membuat Trump yakin bahwa mekanisme pemeriksaan latar belakang imigran tidak lagi dapat dipercaya.
“Ini tentang keamanan Amerika. Jika seseorang membahayakan negara kita, mereka tidak punya tempat di sini,” ungkap Trump, dalam pernyataannya.