Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kemenag Siapkan 6.859 Masjid Jadi Tempat Transit Pemudik, Buka 24 Jam
Advertisement . Scroll to see content

Pemukim Yahudi Israel Bakar Masjid di Tepi Barat, Coret Tembok Hina Nabi Muhammad

Selasa, 24 Februari 2026 - 07:11:00 WIB
Pemukim Yahudi Israel Bakar Masjid di Tepi Barat, Coret Tembok Hina Nabi Muhammad
Para pemukim Yahudi Israel merusak dan membakar Masjid Abu Bakar As Siddiq di Tepi Barat, Senin (23/2) (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEPI BARAT, iNews.id - Para pemukim Yahudi Israel merusak dan membakar Masjid Abu Bakar As Siddiq di Tepi Barat, Senin (23/2/2026). Insiden ini terjadi di Bulan Suci Ramadan saat warga menghabiskan banyak waktu di masjid.

Kantor berita Palestina WAFA melaporkan, para pemukim Yahudi awalnya mencoret dinding masjid dengan kata-kata rasis. Masji tersebut berada di antara Kota Sarra dan Tal, dekat Nablus.

Para jemaah yang tiba untuk Salat Subuh mendapati api masih membara disetai asap membubung di pintu masuk. Tampak pula pintu masjid yang berornamen dirusak.

“Saya terkejut saat membuka pintu (rumah). Api berkobar, kaca pecah dan pintu rusak,” kata Munir Ramdan, warga yang tinggal di dekat masjid, kepada Associated Press, dikutip Selasa (24/2/2026).

Api dengan cepat dipadamkan sehingga tak sampai membakar seluruh bangunan masjid. 

Ramdan menambahkan, rekaman kamera CCTV menunjukkan dua orang berjalan menuju masjid membawa bahan bakar dan kaleng cat semprot, lalu melarikan diri beberapa menit kemudian.

Para penyerang menyemprotkan grafiti menghina Nabi Muhammad SAW, "balas dendam" dan "harga yang harus dibayar". Istilah itu biasa digunakan untuk menggambarkan serangan pemukim Israel terhadap warga Palestina dan harta mereka.

Warga lainnya, Salem Ishtayeh, mengatakan serangan pemukim Israel terhadap masjid ditujukan untuk mereror warga Palestina yang sedang berpuasa Ramadan.

“Jadi mereka suka memprovokasi Anda dengan kata-kata. Bukan berarti mereka menyerang secara pribadi, mereka menyerang agama Anda, agama Islam,” kata Ishtayeh.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut