Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : DPR Soroti Kapal PMI Ilegal Tenggelam di Malaysia, Singgung Indikasi Pelanggaran HAM
Advertisement . Scroll to see content

Pemicu Malaysia Larang Anak-Anak Pakai Ponsel, dari Pemerkosaan hingga Pembunuhan Siswi

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 09:47:00 WIB
Pemicu Malaysia Larang Anak-Anak Pakai Ponsel, dari Pemerkosaan hingga Pembunuhan Siswi
Zara Qairina Mahathir, siswi SMA di Malaysia yang tewas akibat bullying (Foto: Media Sosial)
Advertisement . Scroll to see content

Rentetan Kasus Brutal di Sekolah

Gelombang kekerasan di sekolah-sekolah Malaysia memuncak dalam beberapa bulan terakhir. Kasus yang paling menyita perhatian publik adalah kematian siswi SMA Zara Qairina Mahathir, yang bunuh diri dengan melompat dari lantai tiga asrama sekolahnya pada Juli lalu. Zara diduga menjadi korban perundungan berat dari teman-temannya.

Belum reda kasus tersebut, pada awal Oktober, publik kembali digemparkan dengan pemerkosaan bergilir terhadap siswi 15 tahun di Malaka. Empat pelajar laki-laki ditangkap setelah memperkosa korban, merekam aksinya, dan menyebarkan video itu ke teman-teman sekelas.

Kasus terbaru bahkan lebih mengerikan, seorang siswi SMA tewas ditikam oleh rekannya sendiri di dalam sekolah. Polisi masih mendalami apakah insiden itu terkait dengan motif bullying atau tidak.

Pemerintah Siapkan Langkah Darurat

Kabinet Malaysia telah mengusulkan tiga langkah darurat untuk menghadapi meningkatnya kekerasan di lingkungan pendidikan. Salah satu poin utamanya adalah pembatasan penggunaan ponsel di sekolah dan di luar jam pelajaran bagi pelajar di bawah 16 tahun.

Anwar menekankan, solusi jangka panjang bukan hanya larangan, tetapi juga penguatan pendidikan moral dan nilai-nilai sosial. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut