Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemerintah Jamin Biaya Pasien Cuci Darah BPJS Nonaktif? Ini Kata Wamenkes!
Advertisement . Scroll to see content

Pemerintah Korsel Panik gegara Para Dokter Kompak Mengundurkan Diri dari Rumah Sakit

Jumat, 16 Februari 2024 - 14:46:00 WIB
 Pemerintah Korsel Panik gegara Para Dokter Kompak Mengundurkan Diri dari Rumah Sakit
Pemerintah Korsel memperingatkan layanan kesehatan terhadap masyarakat bakal terdampak pengunduran diri ratusan dokter dari rumah sakit (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

SEOUL, iNews.id - Pemerintah Korea Selatan (Korsel) memperingatkan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat bakal terdampak pengunduran diri sekitar 150 dokter koas. Mereka mengajukan pengunduran diri sebagai protes terkait rencana pemerintah untuk menambah jumlah mahasiswa fakultas kedokteran.

Kementerian Kesehatan Korsel mengeluarkan perintah back to work kepada 154 dokter di tujuh rumah sakit dengan ancaman hukuman jika membangkang.

Pemerintah Korsel berencana menambah 2.000 mahasiswa kedokteran untuk tahun akademik 2025. Jumlah itu akan terus ditingkatkan, hingga pada 2035 Korsel ditargetkan mencetak 10.000 dokter baru.

Saat ini, sekitar 3.000 siswa SMA memasuki fakultas kedokteran setiap tahun.

Rencana tersebut ditentang para dokter serta mahasiswa kedokteran. Alasannya penambahan jumlah dokter akan mendorong perawatan medis yang sia-sia serta berdampak buruk pada keuangan asuransi kesehatan nasional.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut