Pelaku Penembakan Gereja Katolik Minneapolis Sengaja Incar Anak-Anak, Kenapa?
Kepala Departemen Kepolisian Minneapolis Brian O’Hara menjelaskan, Westman datang dengan tiga senjata, senapan, senapan laras ganda, dan pistol. Dia langsung menuju sisi gereja, melihat jendela yang terbuka, lalu melepaskan puluhan tembakan ke arah siswa-siswa yang sedang duduk mengikuti misa.
Korban tewas adalah dua siswa berusia 8 dan 10 tahun. Sementara itu, 14 siswa lain serta tiga jemaat paroki lanjut usia mengalami luka tembak, dua di antaranya kritis.
Setelah aksinya, Westman mengakhiri hidup menggunakan pistol.
Sebelum tragedi, Westman juga sempat menuliskan ancaman akan membunuh Presiden AS Donald Trump di magasin senjatanya. Dia mengunggah dua video di YouTube, menunjukkan tumpukan senjata bertuliskan “Bunuh Donald Trump”.
Dalam video lain, dia menusukkan pisau panjang ke arah dua jendela yang mirip dengan bangunan gereja, seolah menandai lokasi serangan. FBI kini menyelidiki keterkaitan motif politik, kebencian terhadap agama, serta faktor psikologis dalam aksinya.
Editor: Anton Suhartono