Pejabat Intelijen AS Mundur karena Perang Gaza: Saya Malu!
Menurut Mann, dia merasa malu dan bersalah karena membantu penerapan kebijakan AS yang menurutnya berkontribusi terhadap pembunuhan massal warga Palestina.
“Pada titik tertentu, apa pun pembenarannya, Anda akan mengajukan kebijakan yang memungkinkan terjadinya kelaparan massal pada anak-anak, atau tidak,” ujarnya, dalam surat.
Seorang pejabat DIA membenarkan bahwa Mann bekerja di badan intelijen tersebut. Dia menegaskan pengunduran diri seorang pejabat merupakan hal biasa sebagaimana terjadi di institusi lain.
“Pengunduran diri karyawan merupakan hal yang rutin terjadi di DIA seperti halnya perusahaan lain, dan pejabat mengundurkan diri karena berbagai alasan dan motivasi,” katanya.
Kasus Mann berbeda dengan pejabat pemerintah AS lain, termasuk beberapa dari Departemen Luar Negeri (Deplu), yang secara terbuka mengundurkan diri karena menyesalkan kebijakan pemerintah terkait perang di Gaza. Mereka tak menunggu berbulan-bulan untuk menjelaskan alasan mundur, namun langsung disampaikan.