Paus Fransiskus Berterima Kasih kepada Jurnalis yang Ungkap Pelecehan Seksual di Gereja
Skandal pelecehan seksual di Gereja Katolik Roma telah menjadi berita utama internasional sejak 2002. Saat itu surat kabar Amerika Serikat (AS) The Boston Globe merilis bebrapa artikel yang mengungkap kasus pelecehan terhadap anak di bawah umur oleh pastor serta budaya menutupi kejahatan seksual itu yang meluas di kalangan gereja.
Sejak laporan itu, berbagai skandal lainnya juga diungkap di banyak negara. Kasus terbaru terungkap di Prancis, hasil penyelidikan pada Oktober mengungkap para pastor melakukan pelecehan seksual terhadap lebih dari 200.000 anak selama 70 tahun terakhir.
Akibat serangkaian kasus ini Paus Fransiskus dihujani kritik karena dianggap lamban menanganinya. Para kritikus menganggap Paus lebih memercayai para lingkaran dekat ketimbang pengakuan para korban pelecehan.
Baru pada 2018, Paus mengakui ada kesalahan di gereja setelah mendapat laporan kasus pelecehan di Cile. Dia bersumpah Gereja tidak akan pernah lagi menutupi kasus seperti itu.
Setahun kemudian Paus menyerukan 'pertempuran habis-habisan' melawan kejahatan seksual dan menghapusnya dari muka bumi.
Editor: Anton Suhartono