Pasar Rakyat Indonesia di Cape Town Laris Manis, Minyak Kelapa Sawit jadi Primadona!
Dalam sambutannya, Konsul Jenderal RI Cape Town menggarisbawahi Pasar Rakyat tahun ini menjadi ekstra spesial karena merupakan perayaan 30 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Afrika Selatan dan menjadi simbol dan perayaan "special bond" Cape Town Afrika Selatan dengan Indonesia.
Selama acara juga dilakukan business matching yang difasilitasi oleh KJRI dalam lingkup pariwisata dan sektor ekonomi kreatif, diantaranya pertemuan antara Asia Africa Film and TV Intercontinental Alliance (AATVIA) dengan Rektor Universitas Film AMIKOM Yogyakarta, dan Sekretaris Jenderal Bali Tourism Promotion yang membahas kerja sama paket tur dan konten untuk peningkatan jumlah wisatawan ke Indonesia.
AATVIA sekaligus melakukan pertemuan dengan CPOPC, guna membantu produksi konten dan bahan promosi produk-produk minyak kelapa sawit dan khasiat yang dimiliki, yang dapat disirkulasikan pada jaringan kerja AATVIA dan di Afrika.
Secara umum, Indonesian Folk Market kali ini sangat meriah, sangat rapi pengorganisasian dan tata letak panggung dan booth yang lebih luas dan di banyak titik menjadikan distribusi pengunjung lebih menyebar dan mengalir baik. Ditambah dengan pertamanan yang indah KJRI Cape Town, para pengunjung sangat nyaman dan betah di acara ini.
Tak sampai di situ, mereka turut bergoyang poco-poco pada akhir acara. Jumlah pengunjung yang hadir tercatat sebanyak 2663 orang.