Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : AS Siapkan Perang Baru Lawan Iran, Operasi Sledgehammer
Advertisement . Scroll to see content

Partai Demokrat AS Tak Percaya Konflik Iran Sudah Selesai: Kita Diseret ke Perang Panjang

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:05:00 WIB
Partai Demokrat AS Tak Percaya Konflik Iran Sudah Selesai: Kita Diseret ke Perang Panjang
Partai Demokrat AS menilai perang melawan Iran belum benar-benar berakhir dan justru berpotensi menyeret Washington ke konflik berkepanjangan (Foto: US Navy)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Partai Demokrat Amerika Serikat (AS) menilai perang melawan Iran belum benar-benar berakhir dan justru berpotensi menyeret Washington ke konflik berkepanjangan. Pemimpin Minoritas Senat AS Chuck Schumer menuduh Presiden Donald Trump sengaja membawa AS ke perang mahal tanpa tujuan yang jelas.

Schumer bahkan menyebut klaim pemerintahan Trump bahwa konflik dengan Iran telah usai sebagai omong kosong. Dia menegaskan situasi masih jauh dari selesai, apalagi setelah perundingan damai terbaru dengan Iran kembali gagal.

“Donald Trump menyeret Amerika ke dalam perang, perang ilegal dan mahal tanpa tujuan apa pun, tanpa akhir yang jelas,” kata Schumer, dikutip dari Anadolu, Rabu (13/5/2026).

Politisi Demokrat itu mengatakan, pemerintahan Trump telah melampaui batas waktu 60 hari yang diatur dalam Undang-Undang Kekuatan Perang (WPA). Menurut aturan tersebut, operasi militer harus dihentikan jika presiden tidak memperoleh persetujuan Kongres.

“Sudah lebih dari seminggu sejak kita mencapai ambang batas 60 hari berdasarkan Undang-Undang Kekuatan Perang, yang berarti permusuhan harus dihentikan kecuali Trump mendapatkan otorisasi dari Kongres,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut