Panas, Presiden Prancis Sebut PM Polandia Anti-Yahudi Setelah Dikritik Dekat dengan Putin
Le Pen, seorang politikus sayap kanan Partai Persatuan Nasional, berhadapan dengan Macron di putaran pertama pilpres Prancis akhir pekan ini. Hasil polling terakhir yang mengejutkan, Le Pen unggul 1 poin persentase di atas Macron.
Popularitas Le Pen tampaknya terdongkrak terkait kenaikan harga bahan bakar. Kebijakan yang menjadi bumerang bagi pemerintahan Macron.
Selain itu Macron terpojok karena tetap berhubungan dengan Putin, pemimpin Rusia yang dianggap paling bertanggung jawab dalam invasi ke Ukraina. Sikap Macron yang dianggap tak berempati itu mendapat kecaman dari Morawiecki. Bahkan Presiden Polandia Andrzej Duda juga mengkritiknya.
"Presiden Macron, sudah berapa kali Anda bernegosiasi dengan Putin, apa yang sudah Anda dapat? Siapa pun seharusnya tidak bernegosiasi dengan penjahat. Tidak ada yang bernegosiasi dengan Hitler” kata Morawiecki.
Sementara itu Duda menyebut negosiasi dengan Rusia sebagai hal yang tak masuk akal.