Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gegara Cuaca Panas Ekstrem, Paris Larang Warganya Minum Alkohol
Advertisement . Scroll to see content

Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:46:00 WIB
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Paris sedang mengalami suhu panas ekstrem, suhunya lebih panas daripada Makkah. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

Pemerintah Prancis pun mengeluarkan status siaga merah di sejumlah wilayah. Berbagai langkah darurat diterapkan untuk melindungi masyarakat dari risiko sengatan panas, termasuk pembatasan aktivitas luar ruangan dan larangan penjualan minuman beralkohol di beberapa daerah.

Dampak gelombang panas juga dirasakan di negara lain. Jerman mengeluarkan peringatan panas secara nasional, sementara di Madrid, Spanyol, penyelenggara membatalkan acara nonton bareng Piala Dunia setelah suhu udara mencapai sekitar 39 derajat Celsius.

Menurut para ilmuwan, gelombang panas yang datang lebih awal ini merupakan bagian dari tren pemanasan global yang terus berlangsung. Eropa saat ini tercatat sebagai benua dengan laju pemanasan tercepat di dunia, dengan kenaikan suhu sekitar 0,56 derajat Celsius per dekade sejak pertengahan 1990-an, lebih dari dua kali rata-rata global.

Perubahan iklim juga membuat gelombang panas menjadi lebih sering terjadi, berlangsung lebih lama, dan memiliki intensitas yang semakin ekstrem. Kondisi tersebut menjadi tantangan besar bagi negara-negara Eropa karena sebagian besar rumah dan infrastruktur di kawasan itu tidak dirancang untuk menghadapi suhu tinggi dalam waktu yang berkepanjangan. Bahkan, hanya sekitar 20 persen rumah di Eropa yang dilengkapi pendingin udara.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut