Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Harga Minyak Dunia Turun usai AS-Iran Capai Kemajuan Perundingan Damai
Advertisement . Scroll to see content

Negara Teraman Jika Perang Dunia 3 Terjadi: Ini Alasan Mengapa Indonesia Layak Masuk Daftar

Senin, 23 Juni 2025 - 22:24:00 WIB
Negara Teraman Jika Perang Dunia 3 Terjadi: Ini Alasan Mengapa Indonesia Layak Masuk Daftar
Negara Teraman Jika Perang Dunia 3 Terjadi (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

4. Argentina

Meskipun pernah terlibat konflik, Argentina dianggap sangat aman dari bencana kelaparan pasca-perang nuklir karena iklimnya yang mendukung pertanian tanaman tahan penyakit seperti gandum. Luasnya lahan subur dan relatif terisolasi dari konflik geopolitik besar menambah keamanannya.

5. Chili


Dengan garis pantai yang panjang dan pegunungan Andes yang melindungi dari arah timur, Chili memiliki infrastruktur maju dan sumber daya alam melimpah. Posisi geografisnya yang strategis membuatnya minim risiko keterlibatan langsung dalam perang global.

6. Fiji

Negara kepulauan di Pasifik Selatan ini sangat terpencil dan memiliki pasukan militer kecil. Dengan hutan lebat dan sumber daya alam yang kaya, Fiji menjadi tempat yang aman dan damai selama konflik global.

7 Indonesia

Indonesia masuk dalam daftar negara aman karena letaknya yang relatif jauh dari pusat konflik dunia dan sumber daya alam yang melimpah. Kawasan Indo-Pasifik yang strategis membuat Indonesia harus meningkatkan kesiapan militernya, namun isolasi geografis dan sumber daya yang ada memberikan peluang untuk bertahan dari dampak perang besar.

8. Bhutan

Terletak di pegunungan Himalaya, Bhutan memiliki medan yang sulit diakses dan kebijakan netralitas yang kuat. Kondisi ini menjadikannya salah satu negara paling aman dari ancaman invasi atau serangan nuklir.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut