Miris, Banyak Masjid di Xinjiang China Dihancurkan
Selama beberapa bulan terakhir, China meningkatkan kampanye di media pemerintah serta mengundang tur jurnalis untuk melawan kritikan kelompom hak asasi manusia (HAM) mengenai perlakuan terhadap muslim Uighur.
Para aktivis HAM dan mantan warga Xinjiang mengatakan ribuan masjid menjadi tempat tidak kekerasan yang menargetkan muslim etnis Uighur.
Pejabat China maupun Xinjiang mengatakan tidak ada tempat ibadah keagamaan yang dihancurkan atau dibatasi secara paksa.
"Sebaliknya, kami mengambil berbagai tindakan untuk melindungi mereka," kata Elijan Anayat, juru bicara pemerintah Xinjiang, mengenai kondisi masjid.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Hua Chunying mengatakan beberapa masjid memang dihancurkan, sementara yang lainnya dikembangkan dan diperluas sebagai bagian dari revitalisasi perdesaan. Dia mengklaim umat Islam tetap bisa menjalankan ibadah secara terbuka, di rumah maupun masjid.