Militer Israel Akan Cegat Kapal Global Sumud Flotilla, Tangkapi Aktivis Internasional
Namun, stasiun televisi Israel KAN melaporkan, armada telah memasuki zona intersepsi militer Israel. Otoritas Israel berencana menyita kapal-kapal tersebut kemudian menangkap dan memindahkan para aktivis ke kapal perang besar.
Sementara itu kapal-kapal misi kemanusiaan akan ditarik ke pelabuhan Ashdod.
Israel menegaskan tidak akan mengizinkan armada Global Sumud Flotilla mencapai Gaza.
Reaksi Internasional
Langkah Israel ini langsung memicu keprihatinan internasional. PBB melalui juru bicara Sekretaris Jenderal Antonio Guterres menyerukan semua pihak menahan diri. “Setiap upaya kemanusiaan seharusnya dilindungi, bukan dihadang,” ujarnya.
Pemerintah Turki, yang banyak warganya terlibat dalam misi flotilla, memperingatkan Israel agar tidak melakukan tindakan represif.